|
Bismillahirrohmaanirrohiim.
Umat Manusia khususnya Umat Islam ditugaskan ( wajib ) sebagai Khalifah,
adapun sebagai Khalifah zaman sekarang harus menguasai bisnis seperti
yang dicontohkan Rosululloh Muhammad SAW. Kita sebagai manusia hanyalah
beribadah kepada Allah SWT, dengan menjalankan perintahNya, sebagai
khalifah.
Audzubillahiminasysyaithonirrojiim.
Bismillahirrahmaanirrohiim. Barang siapa yang mengajak kebajikan (haji),
maka pahalanya sama dengan yang berbuat. Dalam menjalankan perintahNya
yang sulit ini, sanggupkah kita menjalankannya sendiri-sendiri? Ibarat
kita mengangkat meja besar dan berat sendiri-sendiri saja tidak mampu,
maka kita harus mengajak orang lain bersama-sama agar kita mampu mengangkat
dan memindahkannya. Apabila kita bisa mengangkat meja besar dan berat
bersama-sama, maka berapa meja besar dan berat yang dapat kita angkat
dan pindahkan? Satu? Dua? Tiga? Seratus? Atau bahkan seribu? Atau lebih
dari seribu apabila kita mengangkatnya bersama-sama dan secara bergantian?
Tidak dapat dipungkiri
Allah SWT adalah Tuhan yang Maha Adil. Pertanyaanya adalah apakah Allah
Maha adil apabila hanya orang yang punya uang kurang lebih Rp. 40.000.000,-
saja yang bisa mendapatkan pahala beratus
ribu kali didalam beribadah haji di mekah? Tidak hanya yang punya
uang sebesar itu saja yang bisa mendapatkan pahala beratus ribu kali,
tetapi Alhamdulillah Allah SWT telah memberikan solusi nya yang Maha
Adil dengan berfirman “Barang siapa mengajak kebajikan (katakanlah
Haji), maka pahalanya sama dengan yang berbuat (Haji)”. Dengan hanya
mengajak kebajikan beribadah Haji, kita mendapatkan kekuatan finansial,
kekuatan mental maupun kekuatan moral menjadi kebaikan yang signifikan.
Bahkan dengan Rp. 5.000.000,- kita mampu berusaha haji di islamicity
(islamicenter.net).
Memang beribadah
Haji adalah wajib bagi yang mampu, akan tetapi untuk merencanakan ibadah
haji adalah kewajiban kita. Adapun dalam merencanakan kita dapat mencicilnya,
bahkan apabila kita meninggal dunia, kita dapat meneruskannya kepada
Ahli waris untuk melanjutkannya menghajikan kita.
Dengan kekuatan Dunia
Islam kita sekarang ini, kita dapat juga mengangkat yang lebih besar
dan lebih berat, seperti islamicity, Akan tetapi sekali lagi Allah SWT
memberikan solusinya, dengan kurang lebih yaitu bahwa “ISLAMICITY”
sebagai fardhlu kifayahnya kita. Semoga dengan adanya program jihad
besar ini sebagai lokomotif usaha kita bersama, maka kita dapat memakmurkan
masjid dan mensejahterakan umat...
|